Perempuan itu AKU

 

23.05
Detik ini, sebuah jiwa teruji oleh rasa yang kian membenci sendiri,
Perempuan itu kembali dari singgasana yang tak tahu asalnya,
Kembali karena jatuh, terperosok ke dalam lautan samudera, disambut ribuan binatang buas di sana,
Kembali memang pilihan tepat untuk dia yang semakin sekarat,
Tak tahu arah tujuan, terombang-ambing bagai kapal tak bertuan,
Perempuan itu harus merelakan sejuta harapan yang telah dipupuk hingga kian melapuk,
Meninggalkan segala canda tawa, bahagia sendu bersama kawan tercinta,
Melumpuhkan sejuta ingatan tentang kenangan yang tercipta,
Perempuan itu aku, ya... Aku.

Selamat malam.

Komentar